Perwakilan Kemenkum NTB Asah Keterampilan Berbasis Komunikasi Empatik, Penting!
bali.jpnn.com, MATARAM - Kanwil Kemenkum NTB terus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui keikutsertaan dalam Pelatihan Sertifikasi Mediator di Bidang Kekayaan Intelektual.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/4) di Hotel Mercure Harmoni Jakarta ini diikuti oleh perwakilan Kanwil Kemenkum Batch 2 sebagai bagian dari penguatan kapasitas dalam penyelesaian sengketa secara non-litigasi.
Pelatihan diawali dengan pendalaman materi teknik mediasi P4M mengenai reframing.
Teknik ini fokus mendalami kemampuan mediator untuk mengulang pernyataan para pihak dengan sudut pandang yang lebih positif dan konstruktif.
Teknik ini bertujuan mengubah fokus dari keluhan, emosi negatif, dan kekhawatiran menjadi harapan, solusi, serta hubungan yang lebih harmonis.
Narasumber menjelaskan bahwa reframing membantu mediator menghindari kesan menyudutkan salah satu pihak dengan mengarahkan pembahasan pada kebutuhan, kepentingan, dan harapan masa depan.
“Reframing membantu mediator mengarahkan pembahasan pada kebutuhan dan harapan masa depan para pihak, sehingga proses mediasi menjadi lebih objektif dan terbuka,” jelas narasumber.
Peserta juga dibekali pemahaman mengenai penggunaan pertanyaan terbuka dalam sesi persiapan perundingan.
Pelatihan diawali dengan pendalaman materi teknik mediasi P4M mengenai reframing yang diikuti perwakilan Kemenkum NTB
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News
