Sampan Nelayan Jembrana Pecah Dihantam Kayu di Perairan Pulukan, Satu Hilang
bali.jpnn.com, JEMBRANA - Tim SAR gabungan mengerahkan personel untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Pulukan, Pekutatan, Jembrana, Bali, Kamis (10/9).
Korban diketahui bernama I Gusti Putu Sugiarta, 38, warga asal Cupel, Jembrana.
I Gusti Putu Sugiarta dilaporkan hilang setelah sampan fiber berwarna putih bernama Rahayu yang ditumpanginya pecah akibat menabrak kayu mengapung di tengah laut, Kamis pagi.
Kejadian bermula saat korban melaut bersama dua rekannya, Samsul Hadi, 36, dan Neri Mutakin, 28.
Saat berada di tengah perairan, sampan yang mereka tumpangi tiba-tiba menghantam kayu hingga rusak parah.
Ketiganya sempat bertahan dengan berpegangan pada pecahan sampan selama kurang lebih 30 menit.
Nahas, saat bantuan dari nelayan lokal tiba di lokasi kejadian, hanya Samsul Hadi dan Neri Mutakin yang berhasil diselamatkan.
Korban I Gusti Putu Sugiarta sudah tidak terlihat di permukaan air.
Seorang nelayan asal Jembrana, I Gusti Putu Sugiarta, 38, dilaporkan hilang di Perairan Pulukan, Pekutatan, Jembrana, Bali, setelah sampannya tenggelam, Kamis
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News
