Polresta Denpasar Gulung Mafia LPG Oplosan & Solar Bersubsidi, Ciduk Delapan Pelaku
Pemilik pangkalan LPG 3 Kg justru menjadi otak pengoplosan.
Mereka memindahkan isi gas dari tabung subsidi 3 kg ke tabung 12 kg dan 50 kg untuk meraup keuntungan berlipat ganda.
"Para pelaku ditangkap basah saat sedang melakukan aktivitas pemindahan gas di gudang mereka.
Kami mengamankan ratusan tabung gas dari berbagai ukuran serta alat-alat pengoplosan seperti pipa besi, timbangan, hingga segel palsu," kata Kombes Leonardo.
Tak kalah mengejutkan, polisi juga membongkar praktik penyelewengan solar subsidi.
Modusnya, pelaku menggunakan truk dengan tangki yang telah dimodifikasi agar bisa menampung solar dalam jumlah besar.
Para pelaku mengisi BBM secara berulang kali menggunakan barcode Pertamina yang berbeda-beda.
Kepolisian bahkan menemukan fakta adanya keterlibatan petugas SPBU (pengawas dan operator) di SPBU Pura Demak.
Polresta Denpasar berhasil membongkar praktik culas penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi dalam serangkaian operasi sepanjang Maret hingga April 2026.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News
