Pendaki Amatir Terjebak Cuaca Ekstrem Gunung Agung, Alami Hipotermia

Selasa, 13 Januari 2026 – 13:41 WIB
Pendaki Amatir Terjebak Cuaca Ekstrem Gunung Agung, Alami Hipotermia - JPNN.com Bali
Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pendaki muda I Ketut Yedija Karunia Arta, 18, yang dilaporkan mengalami hipotermia sebelum mencapai puncak Gunung Agung, Senin (12/1) malam. Evakuasi Selasa (13/1) pagi terkendala hujan lebat dan kabut tebal. Foto: Humas Basarnas Bali

bali.jpnn.com, KARANGASEM - Pendakian Gunung Agung, Karangasem, Bali, tak ramah untuk pendaki amatir.

Seorang pendaki muda I Ketut Yedija Karunia Arta, 18, dilaporkan mengalami hipotermia sebelum mencapai puncak Gunung Agung, Senin (12/1) malam.

Korban mengeluh kedinginan dan tak bisa melanjutkan perjalanan.

Korban Ketut Yedija pun meminta bantuan evakuasi karena tidak kuat lagi.

“Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menerima informasi kejadian dan permintaan bantuan evakuasi pada Selasa (13/1) dini hari pukul 01.30 WITA dari Polsek Rendang,” ujar Koordinator Lapangan, Putu Handika Bhayangkara.

Informasi yang diterima Basarnas Bali, korban I Ketut Yedija Karunia Arta bersama seorang temannya memulai perjalanan sekitar pukul 13.30 WITA, Senin (12/1).

Mereka memutuskan mendaki dari jalur Pura Pengubengan, Desa Besakih, Rendang, Karangasem.

Namun, pada pukul 23.40 WITA, korban Ketut Yedija mengeluh kedinginan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Seorang pendaki muda I Ketut Yedija Karunia Arta, 18, dilaporkan mengalami hipotermia sebelum mencapai puncak Gunung Agung, Senin (12/1) malam.
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News