Menikmati Wisata Alam Mangsi River sambil Luluran dengan Pasir Hitam

Minggu, 26 September 2021 – 08:44 WIB
Menikmati Wisata Alam Mangsi River sambil Luluran dengan Pasir Hitam - JPNN.com Bali
Wisatawan menikmati sejuknya air sungai Mangsi di d'Babakan at Mangsi River di Desa Apuan, Kecamatan Susut, Bangli. Foto: Antara/Komang Suparta

bali.jpnn.com, BANGLI - Pengalaman berpetualang di alam terbuka dengan udara sejuk segar serta pemandangan hutan yang asri sambil bermain air di sungai yang jernih jadi solusi di tengah pandemi covid-19.

D'Green Babakan at Mangsi River di Desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali, adalah jawabannya.

Selain bisa refreshing, berwisata di alam terbuka di D'Green Babakan at Mangsi River diyakini bisa meningkatkan imun karena para wisatawan akan merasa excited dan bersemangat. 

“Pembukaan tempat wisata menjadi motivasi kami mengembangkan destinasi wisata berbasis alam," ujar pengelola kawasan d’Green Babakan at Mangsi River Ida Bagus Gede Dwidasmara.

Dosen informatika itu memilih konsep berpetualang di alam karena kawasannya menyediakan hutan menawan nan asri serta sungai yang bersih.

Dipelopori para pekerja sektor pariwisata yang di-PHK akibat pandemi Covid-19,belasan pemuda yang tergabung dalam Mangsi River Community membangun destinasi wisata petualangan dengan menata sungai dan lingkungan sekitarnya.

"Awalnya sungai yang melintasi desa kurang terawat, namun setelah ditata ternyata menjadi daya tarik wisata yang menarik karena berada di tengah hutan yang asri,” katanya.

Apalagi sungai tersebut menyimpan keunikan berupa pasir berwarna hitam yang bisa dipergunakan sebagai lulur.

Ada objek wisata alam baru di Desa Apuan, Susut, Bangli bernama d'Green Babakan at Mangsi River. Turis menikmati alam, berenang sambil luluran pasir hitam