Bali Interfood 2026: Buka Peluang Pasar Baru, Kunci Lisensi Gelato World Cup

Senin, 31 Agustus 2026 – 19:24 WIB
Bali Interfood 2026: Buka Peluang Pasar Baru, Kunci Lisensi Gelato World Cup - JPNN.com Bali
CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim dan Ketua PHRI Bali Tjok Oka Sukawati alias Tjok Ace saat sesi konferensi pers Bali Interfood 2026 di Denpasar, Senin (31/8). Foto: Ali Mustofa/JPNN.com

bali.jpnn.com, DENPASAR - Krista Exhibitions Group kembali menggelar pameran industri makanan dan minuman (F&B) serta hospitality terbesar di Bali, Bali Interfood 2026.

Penyelenggaraan ke-7 ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 September 2026, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali.

Ajang internasional yang bergulir sejak 2014 ini digadang-gadang menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah Bali.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor akomodasi dan penyediaan makan-minum (mamin) menyumbang kontribusi terbesar bagi struktur perekonomian Bali, mencapai 21,91 persen pada Triwulan II 2026.

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menyampaikan bahwa Bali Interfood 2026 diikuti oleh 110 peserta, termasuk 35 UMKM lokal.

Ajang ini juga diikuti oleh peserta dari delapan negara, dari Indonesia, China, Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, Jepang, dan Prancis.

"Bali memiliki potensi besar karena pariwisata, hotel, restoran, dan usaha makanan-minuman berkembang secara bersamaan.

Kami menargetkan 8.000 pengunjung untuk saling bertukar informasi, memperluas jaringan, dan melihat tren teknologi F&B terbaru," ujar Daud D. Salim di Denpasar, Senin (31/8).

Krista Exhibitions Group kembali menggelar pameran industri makanan dan minuman (F&B) serta hospitality terbesar di Bali, Bali Interfood 2026.
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News