BKSDA Bali Hitung Populasi Tokek Rumah di Klungkung & Karangasem, Ternyata

Minggu, 04 Oktober 2026 – 12:46 WIB
BKSDA Bali Hitung Populasi Tokek Rumah di Klungkung & Karangasem, Ternyata - JPNN.com Bali
BKSDA Bali menggelar survei populasi satwa liar jenis Tokek Rumah (Gekko gecko) di dua lokasi berbeda, di Desa Tihingan, Klungkung, dan Desa Yeh Malet, Karangasem. Foto: BKSDA Bali

bali.jpnn.com, DENPASAR - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali menggelar survei populasi satwa liar jenis Tokek Rumah (Gekko gecko) di dua lokasi berbeda, di Desa Tihingan, Klungkung, dan Desa Yeh Malet, Karangasem.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini bertujuan mengumpulkan data keberadaan populasi tokek sebagai bahan pijakan pengelolaan dan pemanfaatan yang berkelanjutan.

Tokek Rumah merupakan salah satu jenis satwa liar yang dapat dimanfaatkan dari habitat alam sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan.

Untuk mendukung pengelolaan pemanfaatan tersebut, diperlukan data lapangan yang dapat menggambarkan keberadaan satwa di lokasi.

Data hasil survei menjadi salah satu bahan dalam penyusunan rekomendasi kuota pengambilan dan penangkapan dari alam, dengan mempertimbangkan kondisi populasi, potensi, dan daya dukung habitat.

Pemanfaatan Tokek Rumah telah diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 18 Tahun 2024.

Aturan tersebut mencakup penangkaran, pemeliharaan untuk kesenangan, perdagangan, hingga peragaan.

Dalam proses pendataan, tim menerapkan metode pengamatan langsung dan dokumentasi tanpa melakukan penangkapan atau pengisian kantong satwa.

BKSDA Bali menggelar survei populasi satwa liar jenis Tokek Rumah (Gekko gecko) di dua lokasi berbeda, di Desa Tihingan, Klungkung, dan Yeh Malet, Karangasem
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News