Banggar DPR RI Tampik Anggaran TKD untuk Bali Turun, PPPK Jadi Contoh
bali.jpnn.com, DENPASAR - Permintaan Gubernur Wayan Koster agar pemerintah pusat meningkatkan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) serta dukungan APBN bagi Provinsi Bali mendapat respons langsung dari Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.
Wakil Ketua Banggar DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie menjelaskan kedatangan timnya ke Bali bertujuan menghimpun masukan, saran, dan rekomendasi terkait kebijakan penerimaan serta pengalokasian TKD dalam APBN.
Syarief Abdullah Alkadrie sekaligus menampik anggapan adanya penurunan alokasi transfer dari pemerintah pusat ke daerah.
Menurut Syarief Abdullah Alkadrie, sebagian anggaran dialokasikan melalui program-program strategis nasional yang manfaatnya tetap dirasakan langsung oleh daerah.
Hal itu mencakup dukungan pembiayaan PPPK paruh waktu hingga pembangunan infrastruktur melalui mekanisme Instruksi Presiden (Inpres).
"Sebenarnya bukan penurunan. Banyak anggaran transfer yang sekarang digunakan untuk program-program nasional yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat.
Contohnya, kewenangan daerah seperti PPPK paruh waktu sebagian besar ditanggung oleh pusat secara bertahap," ujar Syarief Abdullah Alkadrie.
Sebelumnya, Gubernur Koster menegaskan bahwa Bali bukan sekadar daerah biasa, melainkan destinasi pariwisata internasional yang menyumbang devisa amat besar bagi Indonesia.
Wakil Ketua Banggar DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie menampik anggapan adanya penurunan alokasi transfer dari pemerintah pusat ke daerah.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News
