Selat Bali Padat Merayap, Dirut ASDP Blak-blakan Minta Maaf

Rabu, 30 September 2026 – 18:47 WIB
Selat Bali Padat Merayap, Dirut ASDP Blak-blakan Minta Maaf - JPNN.com Bali
Lonjakan pergerakan truk logistik memicu antrean panjang kendaraan hingga 8,5 kilometer di lintasan penyeberangan Selat Bali, khususnya di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali, selama tiga hari terakhir. Foto: Source for JPNN

bali.jpnn.com, GILIMANUK - Lonjakan pergerakan truk logistik memicu antrean panjang kendaraan hingga 8,5 kilometer di lintasan penyeberangan Selat Bali, khususnya di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali, selama tiga hari terakhir.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat sebanyak 6.082 truk menyeberang pada periode 27–29 September 2026.

Tren harian terus melonjak, dari 1.699 pada Minggu (27/9), naik menjadi 2.160 pada Senin (28/9), dan mencapai 2.223 pada Selasa (29/9).

Secara total, PT ASDP Indonesia Ferry melayani 18.067 kendaraan dan 61.330 penumpang di lintasan tersebut.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo membeberkan bahwa antrean di Ketapang sempat mengekor hingga kawasan Pantai Sangkong, Parasputih, dengan waktu tunggu rata-rata 34 menit.

Namun, kondisi di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali terpantau relatif lancar.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan para pengguna jasa.

Fokus kami saat ini mempercepat penguraian antrean secara terukur dengan mengoptimalkan seluruh kapasitas tanpa mengabaikan keselamatan," kata Heru Widodo di laman ASDP, Rabu (30/9).

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat sebanyak 6.082 truk menyeberang pada periode 27–29 September 2026.
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News