KKP Garap PPN Pengambengan Jadi Pusat Perikanan Modern, Benoa Fokus Pariwisata

Rabu, 30 September 2026 – 17:17 WIB
KKP Garap PPN Pengambengan Jadi Pusat Perikanan Modern, Benoa Fokus Pariwisata - JPNN.com Bali
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat acara groundbreaking Pengembangan PPN Pengambengan di Jembrana, Bali, Selasa (29/9) kemarin. Foto: Instagram @swtrenggono

bali.jpnn.com, JEMBRANA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono menilai Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, sudah tidak layak lagi dikembangkan sebagai pelabuhan perikanan.

Pemerintah mengarahkan pengembangan pusat perikanan ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, Bali.

“Benoa itu cocoknya untuk sektor pariwisata," kata Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono saat acara groundbreaking Pengembangan PPN Pengambengan di Jembrana, Bali, Selasa (29/9) kemarin.

Menurut Menteri Sakti Wahyu Trenggono, kawasan Benoa terutama Benoa Maritime Tourism Hub (BMTH) memiliki potensi yang lebih besar dikembangkan untuk mendukung sektor pariwisata.

Salah satunya karena terdapat kawasan mangrove yang dapat dikombinasikan dengan aktivitas pariwisata.

Oleh karena itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memilih Pengambengan, Negara, sebagai lokasi pengembangan pelabuhan perikanan yang lebih terintegrasi.

Ia juga memastikan pembangunan PPN Pengambengan akan mengacu pada standar pelabuhan perikanan di luar negeri yang dinilainya lebih bersih, tertata, dan bisa menggerakkan perekonomian masyarakat.

Karena itu, Menteri Sakti Wahyu Trenggono tidak ingin pelabuhan perikanan di Pengambengan memiliki persoalan bau dan lingkungan yang selama ini menjadi salah satu persoalan di sejumlah pelabuhan perikanan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menilai Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, sudah tidak layak lagi dikembangkan sebagai pelabuhan perikanan
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News