Koalisi Bali Emisi Nol Bersih Sorot PLTS 100 GWp Gilimanuk, Status Wait & See
bali.jpnn.com, DENPASAR - Koalisi Bali Emisi Nol Bersih menyoroti peluncuran Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt (GWp) di Gilimanuk, Jembrana.
Proyek yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto, Selasa (25/8) lalu itu ternyata belum memiliki kepastian porsi alokasi energi bersih untuk wilayah Bali.
Senior Representative Bali Net Zero Initiative Sekar Trisnaning mengungkapkan target 100 GWp dari pusat itu bahkan belum tercantum dalam dokumen perencanaan resmi nasional maupun daerah.
Terungkap, proyek mercusuar pemerintahan Presiden Prabowo ini belum tertuang di Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).
Menurut Sekar, Pemprov Bali sampai saat ini masih menunggu arahan dari pusat, berapa jatah yang akan diperoleh Pulau Dewata.
“Statusnya masih wait and see,” ujar Sekar Trisnaning dalam Workshop Perubahan Iklim di Denpasar, Selasa (29/9) kemarin.
Versi Sekar Trisnaning, perumusan kebijakan energi nasional seharusnya tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga menyerap aspirasi dan kesiapan daerah.
Policy Specialist Koalisi Bali Emisi Nol Bersih Fatiha Nurfitriani menjelaskan bahwa komitmen Bali menuju Net Zero Emission 2045 didorong oleh ancaman nyata perubahan iklim pada wilayah pesisir.
Koalisi Bali Emisi Nol Bersih menyoroti peluncuran Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt (GWp) di Gilimanuk, Jembrana yang diresmikan Presiden
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News
