Bali Kejar Target Bebas Rabies 2030, Koster Sorot Pemilik Anjing, Tegas!

Minggu, 13 September 2026 – 12:50 WIB
Bali Kejar Target Bebas Rabies 2030, Koster Sorot Pemilik Anjing, Tegas! - JPNN.com Bali
Ilustrasi petugas Dinas Pertanian melakukan vaksinasi ke seekor anjing untuk mencegah penyebaran rabies. Foto: bulelengkab

bali.jpnn.com, DENPASAR -
Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan persoalan rabies tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau dokter hewan semata.

Menurut Koster, kesadaran masyarakat, terutama para pemilik hewan peliharaan, menjadi kunci utama pencegahan.

Hal itu ditegaskan Koster saat menerima audiensi jajaran Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali di Jayasabha, Denpasar, Jumat (11/9) lalu.

"Memelihara hewan bukan cuma soal memberi makan dan merawat.

Pemilik juga wajib memastikan kesehatan, vaksinasi rutin, hingga pengendalian reproduksinya agar tidak berisiko bagi lingkungan," ujar Gubernur Koster.

Dalam pertemuan tersebut, PDHI Bali memaparkan sejumlah langkah kolaboratif menuju Bali Bebas Rabies 2030.

Strateginya mencakup edukasi masif, perluasan vaksinasi pada Hewan Penular Rabies (HPR), serta sterilisasi gratis untuk mengendalikan populasi anjing liar secara manusiawi.

Koster meminta agar sosialisasi bahaya rabies terus digencarkan.

Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan persoalan rabies tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau dokter hewan semata, tetapi juga masyarakat
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News