Kekeringan Terjang Bali, 15 Desa di Empat Kabupaten Terdampak, BPBD Bergerak
bali.jpnn.com, DENPASAR - Periode musim kemarau 2026 mendatangkan kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Bali.
Berdasar data BPBD Bali, empat kabupaten dilanda kekeringan, yakni Buleleng, Karangasem, Klungkung dan Jembrana.
“Warga terdampak ada di wilayah 15 desa kelurahan dengan jumlah kurang lebih 529 kepala keluarga (KK),” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya dilansir dari Antara.
BPBD Bali mencatat luas lahan yang terdampak kekeringan mencakup Jembrana seluas 79,95 hektare dan Buleleng seluas 108,60 hektare.
Per Selasa (1/9) lalu, BPBD Bali telah mendistribusikan air bersih sebanyak 779.200 liter.
Perinciannya, untuk Jembrana sebanyak 416.200 liter, Buleleng 260.000 liter, Karangasem 65.000 liter, dan Klungkung 38.000 liter.
Gede Teja menegaskan kondisi kemarau yang berlangsung lebih panjang dan kering menuntut peningkatan kapasitas penanggulangan secara menyeluruh.
"Upaya penanganan tidak cukup hanya mengandalkan distribusi air ketika masyarakat mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih," kata I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya.
Berdasar data BPBD Bali, 15 desa di empat kabupaten dilanda kekeringan, yakni Buleleng, Karangasem, Klungkung dan Jembrana.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News
