Bukan MRT atau LRT, Bali Pilih Trem Listrik Rute Bandara-Canggu

Rabu, 02 September 2026 – 07:16 WIB
Bukan MRT atau LRT, Bali Pilih Trem Listrik Rute Bandara-Canggu  - JPNN.com Bali
Ilustrasi kereta listrik yang akan beroperasi di Bali, tetapi berbasis baterai. Foto: djka.dephub.go.id

bali.jpnn.com, DENPASAR - Pemprov Bali bersama Pemkab Badung menjalin kerja sama strategis dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengembangkan sistem transportasi perkeretaapian berbasis trem listrik.

Langkah ini diambil sebagai solusi permanen atas permasalahan kepadatan lalu lintas yang kian krusial di kawasan pariwisata Badung.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut dilaksanakan di Gedung Kertasabha, Denpasar, pada Selasa (1/9) kemarin.

Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung Wayan Adi Arnawa, serta Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin.

Berbeda dengan kota-kota besar lain yang memilih sistem MRT atau LRT, PT KAI memutuskan untuk mengaplikasikan konsep trem listrik berbasis baterai.

Moda ini dinilai paling relevan dan harmonis dengan karakteristik pulau Bali.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa trem listrik ini dirancang agar ramah lingkungan, bertingkat kebisingan rendah, serta berdimensi relatif ringkas.

"Trem ini berukuran lebar sekitar 2 meter lebih, bahkan lebih kecil dibanding bus reguler sehingga cocok dengan kondisi jalanan Bali.

Berbeda dengan kota-kota besar lain yang memilih sistem MRT atau LRT, PT KAI memutuskan untuk mengaplikasikan konsep trem listrik berbasis baterai di Bali
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News