DPR RI Kritik Rencana Pusat Keuangan Dunia di KEK Kura Kura Bali: Kaji Dahulu!

Selasa, 05 Mei 2026 – 20:16 WIB
DPR RI Kritik Rencana Pusat Keuangan Dunia di KEK Kura Kura Bali: Kaji Dahulu! - JPNN.com Bali
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty bahas rencana KEK Kura Kura Bali jadi International Financial Centre di Denpasar, Senin (4/5). Foto: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari

bali.jpnn.com, DENPASAR - Rencana ambisius pemerintah pusat menyulap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali menjadi pusat keuangan internasional (International Financial Centre) menuai catatan kritis dari DPR RI.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menegaskan bahwa proyek tersebut memerlukan kajian mendalam sebelum dieksekusi.

"Kajiannya harus matang. Apa manfaatnya bagi rakyat?

Setiap kebijakan besar harus mengedepankan kepentingan sosial masyarakat," ujar Evita Nursanty saat melakukan Kunjungan Kerja Reses di KEK Kura Kura Bali.

Evita juga mendesak PT BTID sebagai pengelola kawasan untuk lebih konsisten.

Pasalnya, sejak awal Pulau Serangan digadang-gadang sebagai pusat ekonomi kreatif dan pendidikan.

Menyelipkan sektor keuangan kelas dunia dianggap sebagai perubahan haluan yang sangat drastis dan belum tentu relevan dengan identitas Bali yang unik.

“Sekarang yang menjadi PR bukan menjadikan Bali International Financial Centre, tetapi bagaimana KEK Kura Kura Bali bisa mengembangkan daerah wisata dan menambah wisatawan ke Bali.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menegaskan bahwa proyek tersebut memerlukan kajian mendalam sebelum dieksekusi.
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News