Menkeu Purbaya: Obral Insentif di IFC Bali untuk Kurangi Tekanan Pasar Amerika

Senin, 04 Mei 2026 – 20:27 WIB
Menkeu Purbaya: Obral Insentif di IFC Bali untuk Kurangi Tekanan Pasar Amerika - JPNN.com Bali
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (4/5). Foto: ANTARA/Imamatul Silfia

bali.jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan pernyataan berani demi memikat investor kelas kakap.

Ia mengaku siap membebaskan pajak hingga 0 persen atas aset global yang masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) keuangan atau International Financial Center (IFC) di Bali.

"Kalau diminta, saya kasih 0 persen.

Tidak apa-apa pajak nol, yang penting uang masuk," ujar Menkeu Purbaya di kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (4/5).

Langkah nekat ini bukan tanpa perhitungan.

Menkeu Purbaya membidik penguatan cadangan devisa (cadev) secara signifikan dan stabilitas pasar Surat Berharga Negara (SBN).

“Mereka bisa beli obligasi pemerintah.

Kalau dia minta bunga rendah, fasilitas saya kasih. Kenapa?

Menkeu Purbaya mengaku siap membebaskan pajak hingga 0 persen atas aset global yang masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) keuangan di Bali
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News