Diplomasi Kopi Arak, Cara Koster Rayu Swiss Kerja Sama Vokasi hingga Infrastruktur
Dalam bidang kerja sama konkret, Swiss telah menjalin kemitraan dengan Politeknik Negeri Bali (PNB) dalam pengembangan pendidikan vokasi, khususnya penyusunan kurikulum dan pelatihan berbasis kebutuhan industri.
Swiss juga memiliki program kolaborasi dengan Bank Dunia di sektor infrastruktur dan energi, serta dukungan terhadap UMKM melalui kerja sama dengan organisasi internasional.
Wakil Dubes Mathias Domenig membuka peluang lebih luas bagi produk lokal Bali untuk menembus pasar Swiss.
Ia bahkan menawarkan fasilitasi pertemuan dengan pelaku usaha dan jaringan di Swiss guna memperkuat akses perdagangan.
“Kami melihat banyak ruang untuk perdagangan antara Bali dan Swiss. Produk lokal Bali memiliki potensi besar untuk berkembang di pasar Swiss,” katanya.
Swiss juga menyatakan kesiapan untuk berbagi pengalaman dalam penanganan isu-isu perkotaan seperti kemacetan dan pengelolaan sampah yang merupakan dua tantangan utama yang tengah dihadapi Bali seiring meningkatnya jumlah wisatawan.
Gubernur Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Pemerintah Swiss dalam memperkuat hubungan dengan Bali.
Ia menegaskan bahwa kerja sama internasional seperti ini sangat penting untuk mendukung transformasi pariwisata Bali menuju arah yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
Fokus kolaborasi ke depan akan diarahkan pada penguatan sektor pendidikan vokasi, infrastruktur modern, energi, hingga pemberdayaan UMKM agar mampu bersaing
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News
