Koster Sentil Arahan Presiden Prabowo: Serius Membenahi Sampah & Pariwisata Bali
“Tugasnya sekarang tidak hanya menangani sampah di pantai, tetapi juga di daratan, sungai, dan danau.
Ini harus menjadi gerakan bersama. TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat harus terlibat aktif,” ujar Koster.
Hal ini sejalan dengan program strategis Pemprov Bali melalui Gerakan Bali Bersih Sampah di Sungai, Laut, dan Pantai yang akan dicanangkan secara serentak pada 1 Maret 2026.
Gerakan ini melibatkan pemerintah daerah, TNI/Polri, desa adat, komunitas lingkungan, serta masyarakat luas.
Program ini bertujuan menjaga ekosistem laut, melindungi keindahan pantai, serta mempertahankan citra Bali di mata wisatawan domestik dan internasional.
Selain penanganan sampah, rapat koordinasi juga membahas sejumlah isu strategis lainnya, antara lain penertiban spanduk dan reklame ilegal, penataan kabel listrik dan telekomunikasi.
Kemudian pengendalian kemacetan lalu lintas, penguatan keamanan dan ketertiban, serta pengendalian alih fungsi lahan produktif.
Koster menegaskan bahwa seluruh kepala daerah di Bali harus mengambil langkah tegas dan terukur untuk menjaga kualitas lingkungan, estetika wilayah, serta keberlanjutan pembangunan Bali.
Gubernur Wayan Koster menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda Plus di Gedung Wiswasabha Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (19/2/2026).
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News
