Tenaga Kerja Asing di Buleleng Bali Meningkat, Mayoritas dari Tiongkok

Minggu, 15 Juni 2025 – 18:47 WIB
Tenaga Kerja Asing di Buleleng Bali Meningkat, Mayoritas dari Tiongkok - JPNN.com Bali
Ilustrasi aparat Pemkab Buleleng memantau pekerja asing di Bali Utara. Foto: Humas Pemkab Buleleng

I Nyoman Suarjana menambahkan sektor industri dan energi menjadi penyumbang terbesar jumlah TKA di Buleleng.

Sebagian besar berasal dari Tiongkok dan bekerja di proyek-proyek strategis seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

I Nyoman Suarjana mengatakan para TKA yang bekerja di sektor ini umumnya merupakan tenaga ahli atau pemilik perusahaan.

Plt Kadisnaker I Nyoman Suarjana juga menegaskan Pemkab Buleleng terus mendorong masuknya investasi asing.

Keberadaan mereka dinilai dapat membuka peluang kerja bagi tenaga lokal dan meningkatkan PAD dari dana kompensasi TKA.

“Harapannya, semakin banyak investasi yang masuk, maka akan membuka lapangan pekerjaan baik bagi tenaga lokal maupun TKA dengan kompetensi khusus.

Setiap perpanjangan izin kerja TKA berarti tambahan dana kompensasi yang diterima daerah,” tutur Plt Kadisnaker Buleleng I Nyoman Suarjana. (lia/JPNN)

Berdasar data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Buleleng, pada 2023 jumlah tenaga kerja asing (TKA) mencapai 116 orang, dan meningkat menjadi 162 orang pada 2024.

Redaktur & Reporter : Ali Mustofa

Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News