Ini Penampakan Bataliyon Zipur 18/YKR Buka Akses Jalan Desa Trunyan

Minggu, 17 Oktober 2021 – 15:34 WIB
Ini Penampakan Bataliyon Zipur 18/YKR Buka Akses Jalan Desa Trunyan - JPNN.com Bali
Alat berat Yonzipur 18/YKR dikerahkan ke Desa Buahan, Kintamani, untuk membuka akses darat menuju Desa Trunyan, pagi tadi. (Istimewa)

bali.jpnn.com, BANGLI - Sejak diterjang gempa bumi berkekuatan 4,8 Skala Ritcher (SR) pada Sabtu (16/10) dini hari kemarin, Desa Trunya di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli masih terisolir hingga Minggu (17/10) pagi.

Satu-satunya akses darat menuju Desa Trunyan melalui Desa Buahan, Kintamani tertutup longsoran tebing.

Bahkan, kondisi tebing yang tidak stabil memungkinkan terjadinya tanah longsor susulan.

Pantauan di sekitar Desa Trunyan, Kintamani hingga siang hari ini, aparat gabungan yang dikomando Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tampak bahu-membahu mengatasi dampak bencana.

Dari TNI AD, misalnya.

Kodam IX/Udayana menugaskan seluruh personel Kodim 1626/Bangli untuk terjun ke lokasi bencana.

"Personel Kodim 1626/Bangli dan Kodim 1623/Karangasem kami terjunkan ke lokasi bencana sejak kemarin

untuk mengevakuasi korban dan membersihkan akses jalan," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Letkol Kav Antonius Totok Yuniarto, saat dihubungi JPNN.com.

Bataliyon Zipur 18/YKR Kodam IX/Udayana ikut buka aksese di Desa Trunyan yang tertutup material longsor