TNI Terjunkan Alat Berat Buka Akses Desa Trunyan, Kerahkan Tiga Peleton ke Lokasi Gempa

Minggu, 17 Oktober 2021 – 12:28 WIB
TNI Terjunkan Alat Berat Buka Akses Desa Trunyan, Kerahkan Tiga Peleton ke Lokasi Gempa - JPNN.com Bali
Anggota TNI membantu memulihkan akses jalan di wilayah Kintamani, Bangli, Sabtu kemarin (16/10/2021). Foto: ANTARA/HO-Kodam IX/Udayana

bali.jpnn.com, BANGLI - Untuk memulihkan akses jalan Desa Trunyan, Kintamani, Bangli, yang terputus karena gempa Karangasem berkekuatan 4,8 skala richter (SR), Sabtu pagi kemarin (16/10),

Kodam IX/Udayana langsung menerjunkan alat berat dan tiga satuan setingkat peleton (SST) ke lokasi terdampak bencana.

Ada dua SST dari Kodim 1626/Bangli dan Yonzipur 18/YKR dikerahkan ke lokasi bencana bergabung dengan tim rescue dari unit lain.

Menurut Kapendam IX/Udayana, Letkol Kav Antonius Totok Y.P, selain personel, Kodam IX/Udayana juga menyiapkan alat berat untuk membuka akses jalan di Desa Trunyan.

“Kami juga menyiagakan 1 SSK dari Yonif 900 Raider/SBW sebagai satuan cadangan penanggulangan bencana,” ujar Letkol Kav Antonius Totok Y.P.

Dari dua SST Yonzipur 18/YKR terbagi menjadi satu SST yang berkekuatan 30 orang melakukan penanganan bencana di wilayah Desa Trunyan yang dengan mengerahkan  1 unit truk  NPS dan 1 unit dump truk.

 Sementara itu, 1 SST berkekuatan 30 orang akan melakukan penanganan di wilayah Kabupaten Karangasem tepatnya di Desa Ban, Kecamatan Kubu.

"Sampai saat ini jajaran kami terus membantu melakukan pembersihan jalan yang terkena longsor dan rencananya besok akan dilanjutkan menggunakan alat berat.

TNI terjunkan alat berat buka akses Desa Trunyan yang terisolir karena dampak gempa sembari mengerahkan tiga pelton ke lokasi gempa