Amor Ring Acintya, Korban Tewas Dampak Gempa Karangasem di Desa Ban Kubu Berusia 5 Tahun

Sabtu, 16 Oktober 2021 – 18:36 WIB
Amor Ring Acintya, Korban Tewas Dampak Gempa Karangasem di Desa Ban Kubu Berusia 5 Tahun - JPNN.com Bali
BNPB merilis tiga korban tewas setelah gempa mengguncang Karangasem, Bali dengan magnitudo 4,8, Sabtu (16/10) pukul 04.18 WITA. Ilustrasi Foto: Sultan Amanda Syahidatullah/JPNN.com

bali.jpnn.com, AMLAPURA - Seorang anak berusia 5 tahun dilaporkan meninggal dunia tertimbun reruntuhan bangunan dalam peristiwa gempa bumi di Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu pagi (16/10/21).

Plt Kalak BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengatakan, anak berusia 5 tahun yang meninggal itu berjenis kelamin perempuan berasal dari Banjar Dinas Jati Tuhu, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem.

"Iya satu korban meninggal dunia, seorang anak umurnya sekitar lima tahun," ujar IB Ketut Arimbawa kepada JPNN.com.

Selain satu korban meninggal, ada juga tujuh orang yang mengalami patah tulang akibat terkena dampak gempa berkekuatan 4,8 SR dengan kedalaman 10 km berjarak 8 km barat laut Karangasem itu.

"Untuk saat ini, korban luka-luka tengah dirawat di Puskesmas dan RSUD Karangasem," jelas IB Ketut Arimbawa lagi.

Sementara itu, di Kabupaten Bangli, juga dilaporkan dua orang meninggal dunia akibat tertimbun reruntuhan material longsor Gunung Abang.

Korban diketahui berasal dari di Banjar Cemara Landung, Desa Trunyan, Kintamani, Bangli.

Akibat gempa tersebut, satu-satunya akses jalan menuju wilayah itu tertutup longor.

BPBD melaporkan, korban tewas akibat gempa Karangasem Sabtu pagi di Desa Ban Kubu adalah seorang anak berusia 5 tahun