Menlu Retno; Kebebasan Demokrasi di Banyak Negara saat Pandemi Covid-19 Makin Buruk

Kamis, 09 Desember 2021 – 20:59 WIB
Menlu Retno; Kebebasan Demokrasi di Banyak Negara saat Pandemi Covid-19 Makin Buruk - JPNN.com Bali
Menteri Luar Negeri Retno L. Marsudi dalam sesi pembukaan BDF ke-14 tahun 2021 di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Badung, Kamis (9/12). (Istimewa)

bali.jpnn.com, NUSA DUA - Bali Democracy Forum (BDF) ke-14 tahun 2021 mengungkap makin mundurnya penerapan kebebasan demokrasi global di dunia.

Kemunduran demokrasi global ini salah satunya disebabkan terjadinya wabah pandemi Covid-19 di seluruh dunia.

Akibat pandemi Covid-19, hampir semua negara di dunia mengubah pola kebijakan pemerintahannya, sehingga mempengaruhi kebebasan global rakyat dunia.

Fakta tersebut diungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno L. Marsudi dalam sesi pembukaan BDF ke-14 tahun 2021 di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Badung, Kamis (9/12).

Serupa dengan BDF ke-13 tahun lalu, persoalan pandemi Covid-19 berkaitan dengan jaminan kebebasan global menjadi tema besar yang diangkat dalam BDF tahun ini.

Tahun lalu, BDF mengangkat tema Democracy and Covid-19 Pandemic.

Tahun ini BDF bertema Democracy for Humanity: Advancing Economic and Social Justice during the Pandemic

"Tahun ini, diskusi akan berfokus pada pentingnya demokrasi untuk menciptakan pemulihan dunia yang inklusif dan setara, baik di bidang ekonomi maupun sosial dunia,” kata Menlu Retno Marsudi.

Di ajang Bali Democrazy Forum, Menlu Retno mengatakan kebebasan demokrasi di banyak negara saat pandemi Covid-19 makin buruk