BMKG Pantau Gelombang Selat Lombok, Bali dan Sunda saat Libur Nataru

Kamis, 09 Desember 2021 – 10:42 WIB
BMKG Pantau Gelombang Selat Lombok, Bali dan Sunda saat Libur Nataru - JPNN.com Bali
Kapal ferry melintas di Selat Bali yang menghubungkan Pelabuhan Gilimanuk, Bali, dan Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur dengan latar Gunung Raung di Banyuwangi. Foto: Ali Mustofa/JPNN.com

bali.jpnn.com, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memanfaatkan radar maritim untuk mencermati arus dan gelombang di sejumlah selat yang menjadi tempat penyeberangan laut.

Di antaranya Pelabuhan Merak-Bakaheuni Selat Sunda, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Selat Bali dan Selat Lombok.

"Kami mengawal ketat dengan memasang radar maritim untuk memonitor kecepatan dan arah arus yang termasuk juga gelombang tinggi,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Menurut Dwikorita Karnawati, dari monitoring ini akan diketahui perkembangan kondisi arus dan gelombang tiap menit.

Dwikorita menjelaskan, informasi dari radar maritim tersebut akan bertaut dan masuk ke komputer atau server para operator penyeberangan di tempat tersebut.
Dengan monitoring yang terus-menerus, jika adanya sinyal gejala gelombang tinggi yang akan menguat, hal tersebut akan terdeteksi.

"Yang kami sampaikan sebelumnya adalah Prakiraan mulai dari tiga hari sebelumnya sampai satu hari sebelumnya.

Prakiraan ini bisa berubah sewaktu-waktu jika ada fenomena yang mendadak," kata Dwikorita Karnawati lagi.
Dia mengatakan, upaya tersebut telah dilakukan sebelumnya, dan diharapkan dapat mendeteksi fenomena alam sejak dini agar dapat disampaikan kepada pengguna penyeberangan. (antara/lia/JPNN)

BMKG memantau arus dan gelombang Selat Lombok, Bali dan Sunda saat libur Nataru untuk memastikan keamanan penyeberangan di selat terpadat di Indonesia ini